Kompasnusantaranews.com, Nagekeo — Memasuki hari kedua pascagempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Timur Laut Mbay, Nagekeo, Tim SAR Gabungan berhasil menembus jalur darat yang sebelumnya terputus akibat longsor di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, Minggu (16/8). Terbukanya akses ini membuat radius pencarian dan evakuasi korban diperluas.
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengonfirmasi bahwa personel Pos SAR Manggarai Barat bergerak sejak pukul 06.00 WITA menuju dua titik prioritas, yakni Kota Mbay (Nagekeo) dan kawasan Reo (Manggarai).
“Tim berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya tertutup material longsor. Terbukanya akses ini sangat krusial agar penyisiran dan penyaluran pertolongan dapat menjangkau lokasi-lokasi terisolasi,” ujar Fathur.
Data Sementara Pertolongan & KORBAN (Per 08.30 WITA)
Total Korban Terdampak: 112 orang: Meninggal Dunia: 48 orang; Luka Berat & Ringan: 64 orang.
Data korban masih bersifat dinamis seiring proses verifikasi faktual yang terus berjalan di lapangan bersama BPBD serta potensi SAR setempat.
Tim SAR Gabungan mengimbau warga untuk tetap tenang, mengantisipasi potensi gempa susulan, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu liar. Masyarakat diminta hanya memantau pembaruan informasi dari saluran resmi petugas di lapangan.
































