Kompasnusantaranews.com,- Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan hasil pelaksanaan program kerja melalui Seminar Hasil Program Kerja di Kantor Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (10/08).
Seminar tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pertanggungjawaban atas berbagai program yang telah dilaksanakan mahasiswa selama masa pengabdian. Program yang dijalankan mencakup survei dan pemetaan kerentanan perubahan iklim, penyusunan basis data SIDIK, pengolahan data, sosialisasi dan literasi lingkungan, pembuatan media edukasi, serta penerapan teknologi tepat guna.
Salah satu capaian utama adalah Penyusunan Basis Data SIDIK melalui Survei dan Analisis Kerentanan Perubahan Iklim di Kelurahan Rijang Pittu. Program tersebut menghasilkan data baseline dan Buku SIDIK yang dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah kelurahan dalam memahami kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, serta kerentanan masyarakat terhadap perubahan iklim. Proses validasi data juga dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Selain itu, mahasiswa melaksanakan Survei SIDIK dan Pemetaan Kerentanan Perubahan Iklim dengan melibatkan 100 responden melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil kegiatan berupa Peta Kerentanan Iklim Kelurahan Rijang Pittu serta Buku Saku Survei SIDIK dan Pemetaan Kerentanan Iklim.
Penanggung jawab program kerja, Muh. Hidayat, mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, menyampaikan bahwa berbagai luaran tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat setelah masa KKN berakhir.
“Kami berharap hasil yang telah kami susun tidak berhenti sebagai luaran KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh pemerintah kelurahan dan masyarakat sebagai sumber informasi, media edukasi, serta dasar dalam merancang langkah adaptasi perubahan iklim yang sesuai dengan kondisi Rijang Pittu,” ujar Hidayat.
Program lainnya diwujudkan melalui sosialisasi literasi dan penguatan perilaku bersih di SD Negeri 8 Pangsid yang diikuti 38 siswa. Kegiatan tersebut membahas perubahan iklim, bahaya pembakaran sampah secara terbuka, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan diperkuat dengan media edukasi berupa poster, banner, leaflet, dan buku saku “Pilah Sampah, Selamatkan Iklim”.
Pada bidang teknologi tepat guna, mahasiswa mengembangkan prototipe biopori sebagai resapan air dan pengomposan, serta menyediakan tempat sampah pilah untuk kategori organik, anorganik, B3, dan residu.
Seluruh kegiatan tersebut turut terintegrasi dalam program kelompok Revitalisasi Green House sebagai Fasilitas Percontohan Ekonomi Sirkular melalui Pemanfaatan Kompos Organik dan Upcycling Sampah Plastik. Program ini menghasilkan fasilitas percontohan yang diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan KWT Ripit Jaya dalam mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian program dan luaran tersebut, KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas berharap hasil pengabdian dapat terus memberikan manfaat bagi Kelurahan Rijang Pittu serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih adaptif dan tangguh terhadap perubahan iklim.































