PANGKEP, Kompasnusantaranews. Com – PT Semen Tonasa kembali menunjukkan perhatian terhadap aspek spiritual keluarga besar perusahaan dengan menggelar acara pelepasan jemaah calon haji. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat R1 Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kamis (30/4/2026) ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama dan jajaran terkait.
Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, Ketua Persatuan Syiar Islam Semen Tonasa (PSIT) Muhammad Rusdianto, serta Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, H. Samuin, yang sekaligus memberikan pembekalan manasik haji.
Sebanyak 11 orang yang terdiri dari karyawan aktif, istri karyawan, dan pensiunan dilepas untuk menunaikan ibadah suci tersebut dengan jadwal keberangkatan yang berbeda-beda sesuai kloter masing-masing.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan bekal spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi.
“Tujuan kita adalah agar keluarga besar PT Semen Tonasa mendapatkan pembekalan yang cukup sebelum berangkat, serta membawa nama besar perusahaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Anis.
Anis menekankan pentingnya menjaga citra perusahaan selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, identitas sebagai bagian dari Semen Tonasa akan selalu melekat dan menjadi perhatian.
“Membawa nama besar itu penting, karena akan dilihat di sana. Nama dan embel-embel Semen Tonasa yang disandang akan mencerminkan citra perusahaan, sehingga harus dijaga dengan baik melalui sikap dan perilaku yang terpuji,” tambahnya.
Selain mengingatkan untuk fokus beribadah, Anis juga menitipkan doa agar PT Semen Tonasa senantiasa terus berjaya dan berkembang. Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan istimewa yang tidak semua orang dapatkan.
“Tidak semua orang mendapat panggilan ke Tanah Suci. Banyak yang mampu secara materi, namun belum tentu mendapat kesempatan. Oleh karena itu, manfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” pesannya.
Menutup sambutan, Anis menghimbau seluruh jemaah untuk saling memaafkan sebelum berangkat dan berharap mereka dapat kembali ke tanah air dengan predikat Haji Mabrur. Acara ditutup dengan seremoni penyerahan bendera kepada perwakilan rombongan dan pemberian cenderamata.





















