Kompasnusantaranews.com, Pangkep — Bunda Literasi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Hj. Nurlita Wulan Purnama, S.IKom., M.Si, resmi membuka Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Pangkep di Aula Asdar Muis, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Kamis (23/4/2026) ini bertujuan menguatkan literasi pelajar tingkat dasar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bertutur di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Nurlita mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini dan mengimbau anak-anak untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Kami berharap anak-anakku semua bisa meningkatkan minat baca dan juga minat menulis. Jangan hanya bermain HP, tapi isilah waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. Semoga dari kegiatan ini lahir penulis dan sastrawan yang mampu mengharumkan bangsa, khususnya Kabupaten Pangkep,” ujar Nurlita.
Lomba bertutur tahun ini diikuti oleh 56 peserta yang mewakili 27 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Pangkep. Setiap sekolah mengirimkan dua hingga tiga perwakilan. Seluruh rangkaian kegiatan ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Tahun Anggaran 2026.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga juri dari kalangan pendongeng dan pegiat literasi, yaitu Nisfu, S.Sos., M.M. dan Mulyadi dari Makassar, serta pendongeng lokal Pangkep, Nurkhafifah, S.Pd.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep Abbas Hasan, AP., MM; Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep Syamsir Palisuri, M.M; Kabid PNF dan PAUD Hj. Rosmini, S.Pd., M.Pd; serta Kabid Pengembangan Hj. Salmawati, M.M.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya lihai bertutur, tetapi juga memiliki daya imajinasi dan kreativitas tinggi.





















