Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250
PinrangRagam Daerah

Puluhan Tahun Kering Petani Suppa Mengadu ke DPRD Pinrang Tuntut Perbaikan Irigasi

67
×

Puluhan Tahun Kering Petani Suppa Mengadu ke DPRD Pinrang Tuntut Perbaikan Irigasi

Share this article

Ragam Daerah

Example 728x250

Kompasnusantaranews.com, Pinrang – Sejumlah perwakilan petani dari Kecamatan Suppa mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pinrang, Selasa (14/4/2026). Mereka menuntut pembenahan segera pada saluran irigasi sekunder Suppa yang sudah puluhan tahun tidak berfungsi maksimal mengairi persawahan warga.
​
Menanggapi tuntutan tersebut, Komisi II DPRD Pinrang langsung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang Dinas PSDA, Dinas Pertanian, Bapperida, Camat Suppa, Kepala Desa Maritenggae, serta perwakilan petani.
​
“Saluran irigasi sekunder Suppa sudah puluhan tahun tidak berfungsi maksimal. Padahal dari segi potensi hasil pertanian dan pajak, Suppa tidak kalah dari kecamatan lain. Saat ini petani hanya bisa mengandalkan air hujan dan sumur bor yang memiliki banyak kendala,” ungkap perwakilan petani, Hamzah Amin.
​
Kepala Desa Maritenggae, Syamsul Taju, menambahkan bahwa luas lahan persawahan di Kecamatan Suppa mencapai sekitar 224 hektar. Aliran irigasi dilaporkan mulai tidak maksimal dan sulit menjangkau sawah petani sejak tahun 2014 silam.
​
Menyikapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Pinrang, Amri Manangkasi, SH, menegaskan bahwa keluhan ini wajib dikawal demi hajat hidup mayoritas masyarakat Pinrang yang berprofesi sebagai petani. Namun, karena status saluran irigasi tersebut merupakan kewenangan pusat di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Pemkab Pinrang diminta tidak hanya bekerja secara normatif.
​
“Pemerintah Daerah melalui Dinas PSDA dan Dinas Pertanian harus mengambil langkah taktis, bukan cuma normatif. Kalau hanya normatif, masyarakat bisa jenuh menunggu,” tegas legislator Partai Golkar tersebut.
​
Sebagai solusi jangka pendek, Anggota Komisi II dari Partai PKB, H. Abbas, mengusulkan pengadaan pompanisasi massal di Kecamatan Suppa sambil menunggu kepastian anggaran perbaikan dari pusat yang sempat terkendala.
​Sementara itu, Sekretaris Komisi II, P. Baharuddin Pasi (Partai Demokrat), membeberkan bahwa pihak DPRD.

“Kami telah berulang kali mendatangi BBWS Pompengan Jeneberang. Pihak balai sempat menjanjikan perbaikan pada tahun 2027, meski belakangan muncul informasi adanya efisiensi anggaran. Namun kami tidak akan pernah berhenti memperjuangkan saluran irigasi Suppa ini, karena kondisinya memang sudah sangat parah,” pungkas Baharuddin dalam RDP.
(Rudy)

Example 800x350
Example 120x600
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250
google.com, pub-7244876559405049, DIRECT, f08c47fec0942fa0