MAKASSAR, Kompasnusantaranews. Com – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) resmi membuka secara resmi Turnamen E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Jumat (10/07). Ajang ini mencatat sejarah baru sebagai penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia untuk turnamen serupa di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., serta dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sulsel dan perwakilan tim peserta.
Untuk pertama kalinya, turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kapolda Sulsel menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme luar biasa dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
“Hari ini kita mencatat sejarah baru. Sebanyak 419 tim dengan total 2.514 peserta dari 25 kabupaten dan kota telah terverifikasi mengikuti ajang ini. Angka ini menjadikan Polda Sulsel sebagai penyelenggara dengan jumlah peserta terbanyak se-Indonesia,” ujar Kapolda.
Dari seluruh peserta yang mendaftar, panitia telah menyeleksi 75 tim terbaik perwakilan jajaran Polres untuk melaju ke tahap final. Tim-tim ini akan bersaing ketat memperebutkan satu tiket emas mewakili Polda Sulsel di ajang puncak Kapolri Cup yang akan berlangsung di Markas Besar Polri.
Irjen Pol. Djuhandhani juga menekankan bahwa e-sport bukan sekadar hiburan semata, melainkan sarana pengembangan karakter generasi muda. “E-sport mengajarkan strategi, kepemimpinan, komunikasi, disiplin, kemampuan mengambil keputusan, kerja sama tim, serta penguasaan teknologi. Nilai-nilai ini sangat berharga bagi kemajuan bangsa,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa kejujuran dan sportivitas adalah yang utama. “Menang adalah kebanggaan, namun bertanding secara jujur adalah kehormatan. Junjung tinggi integritas, hormati lawan, dan patuhi keputusan wasit,” tegasnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai jembatan kedekatan antara Polri dengan masyarakat, serta menjadi wadah promosi dan pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Sulawesi Selatan.
Polda Sulsel berharap turnamen ini melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi yang tidak hanya unggul di bidang permainan, tetapi juga menjadi teladan generasi digital yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air.





















