Pangkep, KompasnusantaraNews.Com- Puluhan warga masyarakat Desa Tabo-Tabo Kecamatan Bungoro bereaksi menahan armada Dump Truck yang beraktifitas diduga akan memuat batu kapur/limestone di perusahaan GKGM, Jumat 29/05/2026 pukul 21.00 wita.
Aksi masyarakat ini dipicu akibat perusahaan GKGM tidak seperti biasanya melakukan aktifitas pengangkutan batu kapur yang akan dimuat ke lokasi pattene Maros di perusahaan SKGM.
Berdasarkan pantauan awak media , salah satu warga yang ikut melakukan aksi tersebut Komeng (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa masyarakat spontan melakukan reaksi atas aktifitas Dump Truck (10 roda) yang akan melakukan pemuatan batu kapur.
” Kelewatan mentong (memang) ini mobil, mau muat biar sudah malam hari. Seperti saja tidak ada waktu lain untuk memuat”, ucapnya.
“Kita warga ini juga butuh waktu istirahat dari kebisingan alat berat dan armada mobil 10 roda”, lanjutnya.
Diduga 2 (dua) armada Dump Truck yang akan mengangkut batu kapur/limestone tersebut, akan mengangkut sebanyak masing-masing 3 retase. Sehingga warga memperkirakan aktifitas pengangkutan akan sampai subuh atau pagi hari.
Reaksi warga Tabo-Tabo tersebut mendapat respon cepat dari Bhabinkamtibmas Ansar dan Babinsa Ikhwal yang tiba dilokasi perusahaan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.





















