Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250
BeritaDaerah NusantaraSIKKA

Seorang P3K di Sikka Ditemukan Tewas Gantung Diri

92
×

Seorang P3K di Sikka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Share this article
Example 728x250

KompasNusantaranews.com, Sikka – Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kediamannya, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.

Kapolres Sikka melalui Kasie Humas, Ipda Leonardus Tunga mengungkapkan,
korban diketahui bernama Yohanes Ferianus (39), warga Dusun Wairlong, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, AMCK (13), sepulang dari sekolah.

Saat tiba di rumah dan membuka pintu dapur, saksi dikejutkan dengan kondisi ayahnya yang sudah tergantung pada balok dapur menggunakan tali nilon. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga dan keluarga di sekitar lokasi.

Istri korban, FAN (35), bersama warga yang datang ke lokasi langsung berinisiatif menurunkan korban dengan melepaskan tali yang melilit di lehernya. Korban kemudian segera dilarikan ke RS St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.50 WITA, dokter jaga menyatakan korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Petugas piket SPKT Polsek Kewapante yang menerima laporan langsung menuju rumah sakit dan selanjutnya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui dalam kondisi kesehatan yang kurang baik dalam beberapa waktu terakhir. Korban juga disebut rutin mengonsumsi obat-obatan dari dokter.

Selain itu, korban baru saja lulus sebagai PPPK dan bertugas di Puskesmas Teluk, Desa Pemana, Kecamatan Alok. Dalam sepekan terakhir, korban pulang ke rumah karena sakit dan rencananya akan kembali ke tempat tugas pada hari yang sama.

Di lokasi kejadian, keluarga juga menemukan sepucuk surat di dalam saku celana korban yang berisi permohonan maaf kepada istri, anak, serta keluarga dan kerabatnya.

Surat tersebut di temukan tersimpan di dalam saku celananya dengan tulisan *MAAF ATAS SEGALA SALAH DAN DOSA-DOSA SAYA BUAT ISTRI TERCINTA, ANAKU ECKA, JADILAH ANAK YANG BAIK, MAAFKAN BAPA BUAT SEMUANYA, BAPA, MAMA, KAKA, ADE DAN TEMAN – TEMAN SEMUANYA MAAFKAN SAYA…. TTD

Ipda Leonard Tunga menyampaikan, terkait motif, menurut keterangan keluarga dan saksi-saksi di TKP, korban diduga mengalami masalah rumah tangga dan depresi.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Wairkoja.

Example 800x350
Example 120x600
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250
google.com, pub-7244876559405049, DIRECT, f08c47fec0942fa0