PANGKEP, Kompasnusantaranews. Com – Memperingati Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada tanggal 29 April, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar kegiatan Posyandu Era Baru secara serentak di seluruh 103 desa dan kelurahan yang ada.
Inovasi ini membawa perubahan signifikan di mana Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama, saat memantau pelaksanaan di Desa Pitue, Rabu (29/4), menjelaskan bahwa enam bidang layanan tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (Linmas), serta sosial.
“Posyandu Era Baru hadir untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui satu pintu. Jadi seluruh keluhan masyarakat terkait enam bidang tadi bisa tercover dalam satu Posyandu di setiap desa,” ujar Nurlita.
Menurutnya, tujuan utama dari program ini adalah efisiensi pelayanan sehingga berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan mudah. TP PKK juga berperan aktif dalam pembinaan dan sosialisasi agar masyarakat memahami layanan yang tersedia.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat dibawa ke forum Musrenbang untuk ditindaklanjuti dalam program pembangunan desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pitue, Muhammad Nasrul Munir, mengungkapkan pihaknya melakukan inovasi dengan menciptakan nuansa yang estetik dan menarik di Posyandu. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya datang untuk pemeriksaan kesehatan, tetapi juga berani menyampaikan berbagai keluhan.
“Kami hadirkan suasana yang nyaman agar masyarakat tertarik datang. Mereka tidak hanya untuk penimbangan, tapi juga menyampaikan aspirasi mulai dari masalah BPJS, akses jalan, hingga pelayanan dasar lainnya,” jelas Nasrul.
Dengan konsep baru ini, diharapkan peran Posyandu semakin strategis dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di tingkat desa.





















