Kompasnusantaranews.com, PAREPARE – Era baru media siber Kota Parepare resmi dimulai. Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare periode 2026–2029 dilantik di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Parepare, Sabtu, 25 April 2026.
Pelantikan berlangsung khidmat namun penuh semangat. Hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh pers, dan undangan. Satu pesan mengemuka: media siber harus jadi penjernih di tengah derasnya arus informasi.


Ketua SMSI Kota Parepare terpilih, Abdul Razak Arsyad, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Pria yang akrab disapa Acha Doel itu menegaskan dua fokus utama: memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas media siber di Kota Bandar Madani.
“Media siber harus mampu menjaga marwah organisasi serta membedakan antara media sosial dan media siber,” tegas Razak di hadapan para undangan.
Menurutnya, kecepatan bukan satu-satunya ukuran. Akurasi, keberimbangan, dan ketaatan pada kode etik jurnalistik adalah harga mati. Ia juga berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat, tanpa menggadaikan independensi pers sebagai pilar demokrasi.

Tak lupa, Razak menyampaikan apresiasi kepada sponsor dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya pelantikan.
Wali Kota Parepare dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Kadis Kominfo Noldy Rangkuan, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus baru.
“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus SMSI yang hari ini resmi dilantik. Amanah ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas dan profesionalisme media siber,” tulis Wali Kota.

Pemkot menilai peran media sangat strategis. Tidak sekadar jadi penyampai informasi, tapi juga mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, menjaga kondusivitas daerah, dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan publik.
Di era digital, tantangan pers kian kompleks. Arus informasi begitu cepat, hoaks dan disinformasi mudah menyebar. Karena itu, Pemkot mengajak SMSI untuk satu barisan: melawan hoaks, menjaga etika jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang akurat serta mencerdaskan.
“Pemerintah Kota Parepare membuka ruang kolaborasi dengan insan media. Masukan konstruktif dari media dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjut sambutan Wali Kota.

Harapannya, kepengurusan SMSI yang baru mampu melahirkan inovasi dan program positif. Peningkatan kompetensi insan media juga jadi kunci agar bisa mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi masyarakat yang terus berubah.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Tapi penanda bahwa media siber di Parepare siap naik kelas: cepat, akurat, beretika, dan tetap independen. (*asp)





















