MAROS,Kompasnusantaranews.com – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan menekan angka kenakalan remaja, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros kembali menunjukkan keseriusannya. Pihak kepolisian berhasil mengamankan 21 orang remaja yang tergabung dalam empat kelompok geng motor berbeda di wilayah Kabupaten Maros.
Operasi penindakan ini dilakukan setelah polisi menerima sejumlah laporan masyarakat terkait aksi pengancaman dan pengrusakan yang terjadi pada awal April 2026. Berdasarkan informasi yang berkembang, tim Unit Jatanras Polres Maros langsung melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil menjaring para pelaku.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan, S.H., M.H, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan bahwa ke-21 remaja itu berasal dari empat geng motor yang cukup dikenal, yakni Asteroid, Sanbat, Urban, dan Baskal Family.
“Total kami amankan 21 orang dari empat kelompok berbeda. Sebagian dari mereka masih berstatus sebagai pelajar,” ungkap AKP Ridwan, Senin (13/4/2026).
Para pelaku diamankan dalam rentang waktu 9 hingga 12 April 2026 di berbagai titik lokasi. Yang mengejutkan, dalam proses penangkapan, petugas menemukan bahwa sejumlah remaja tersebut membawa perlengkapan yang berbahaya.
“Kami menemukan dan menyita sejumlah senjata tajam, mulai dari busur panah, parang, hingga badik. Diduga barang-barang ini akan digunakan untuk aksi tawuran atau kekerasan antar kelompok,” jelasnya.
Saat ini, seluruh teramankan dibawa ke Posko Jatanras Polres Maros untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini untuk memetakan jaringan atau pihak lain yang kemungkinan terlibat, khususnya terkait penggunaan busur panah untuk tindak pidana pengancaman.
Polres Maros menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas setiap aktivitas geng motor yang mengganggu ketertiban umum. Selain menindak pelaku, pihaknya juga mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
“Kami berkomitmen terus menindak tegas aktivitas geng motor yang membahayakan masyarakat. Kami juga mengimbau orang tua agar lebih mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif,” tegas AKP Ridwan.





















