KompasNusantaranews.com, PAREPARE – Dr. H. Surianto, S.Ag., M.M., selaku ketua terpilih PMI Kota Parepare periode 2026–2031, melakukan silaturrahmi dengan masyarakat pencinta kopi, di cafe deal co, jalan lahalede Parepare, Minggu malam (1/3/2026).
Ketua Umum Pengurus Besar PSTI sekaligus Ketua Gerindra Parepare itu dalam bincang bincang silaturrahimnya yang dihadiri ketua DPRD kota Parepare Ir.Kahatudfin Kadir, M.Si menyebut pelayanan kesehatan Parepare kini jadi rujukan wilayah lain, tapi ketersediaan darah tidak mencukupi dan ini menjadi tantangan utama bagi pengurus baru yang akan dibentuk.

Ia mengungkap PMI Parepare tak pernah dapat dana hibah pemerintah, bahkan harus mengeluarkan dana pribadi ratusan juta rupiah.
“Memimpin PMI bukan hanya soal kepedulian, tapi juga pengorbanan, selama ini PMI Parepare tidak pernah mendapat dana hibah dari pemerintah, bahkan saya mengucurkan dana ratusan juta untuk menopang kegiatan organisasi” ungkapnya.


Ia menambahkan untuk susunan kepengurusan baru, akan diumumkan usai lebaran idul Fitri, dan saat ini masih dalam penggodokan tim formatur yang telah terbentuk.
Ketua DPRD Parepare Ir.H. Kaharuddin Kadir mengapresiasi dedikasi Dr.H.Surianto dan berharap PMI memperkuat peran di donor darah, kebencanaan, serta merangkul generasi muda lewat digitalisasi data donor dan edukasi publik. Serta bersinergi dengan pemerintah, rumah sakit, dan BUMN ini akan menjadi kunci menjawab kebutuhan warga yang makin kompleks.

“Kepemimpinan H.Surianto menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kemanusiaan, kalau bukan karena rasa kemanusiaan yang besar, tentu beliau tidak akan mau mengabdi di Parepare, selama ini kita lihat beliau banyak berkorban untuk PMI, harapan kami kepemimpinan ini bisa semakin memperkuat peran PMI, bukan hanya dalam penyediaan darah tapi juga dalam penanganan bencana dan kerja-kerja kemanusiaan lainnya” tegas Kaharuddin.

Sementara itu A Arief Rahman sekretaris DPC Gerindra Parepare dalam silaturrahim ini mengatakan “dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan Ketua Gerindra Parepare ini, selalu menjadi inspirasi kami di Gerindra, bahwa kerja kemanusiaan itu bukan sekedar jabatan, tetapi ini panggilan jiwa, ditengah keterbatasan dan semangat pengabdian, itulah yang ditularkan H.Surianto kepada semua organisasi yang dipimpinnya tetap berdiri tegak dalam pengabdian” jelas A. Arief Rahman. (*asp)





















