Ko9mpasnusantaranews.com, Sikka – Kepolisian Resor (Polres) Sikka resmi merilis kronologi penemuan jasad seorang siswi SMPK Mater Boni Consili (MBC) berinisial STN, yang ditemukan di Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, pada Senin (23/2/2026).
Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Jumat (20/2/2026), saat korban berpamitan untuk mengambil gitar miliknya di rumah seorang kerabat. Namun, hingga pukul 20.00 WITA, korban tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri ke rumah kerabat dan rekan korban, namun tidak membuahkan hasil.

“Keluarga korban kemudian secara resmi melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Polsek Kewapante pada Minggu (21/2/2026). Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian dengan melakukan pencarian bersama pihak keluarga,” ujar IPDA Leonardus.
Titik terang mulai muncul pada Senin sore sekitar pukul 14.00 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, pihak keluarga sempat menghubungi kakak sepupu korban yang berada di Kupang untuk meminta petunjuk. Informasi dari kerabat tersebut mengarahkan pencarian ke area kali yang tak jauh dari lokasi terakhir korban terlihat.
Saat menyisir area Kali Watuwogat, keluarga mencium bau menyengat. Saksi kemudian menemukan sesosok jenazah yang tersembunyi di bawah tumpukan rumput dan kayu bambu yang sengaja dipalang. Setelah memastikan ciri-ciri korban, pihak keluarga langsung melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa Rubit dan diteruskan ke Polsek Kewapante pukul 15.00 WITA.
Merespons laporan tersebut, Kapolsek Kewapante bersama Personel Polsek dan Tim Inafis Polres Sikka segera meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. TC Hillers Maumere untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini, pihak keluarga telah resmi membuat laporan polisi di SPKT Polres Sikka. Saksi-saksi kunci juga tengah diambil keterangannya oleh Sat Reskrim Polres Sikka,” tambah Leonardus.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.































