Kompasnusantaranews.com. Barru, -Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan telah memulai pembangunan jembatan darurat gantung di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk menyelesaikan kekurangan akses penghubung antarwilayah yang dirasakan masyarakat setempat.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 25 meter dan lebar 2,5 meter akan menggantikan akses yang sebelumnya tidak tersedia, menjadi penghubung utama antara Dusun Tapporang dan Dusun Pakka. Fasilitas ini diharapkan menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Pembangunan yang dibiayai sepenuhnya dari swadaya personel Satbrimob Sulsel akan berlangsung kurang lebih tiga minggu. Hingga Minggu (4/1/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 15 persen.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu wilayah yang membutuhkan perhatian infrastruktur. “Diharapkan keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan memperlancar aktivitas warga,” ujarnya.
Polda Sulsel melalui Satbrimob akan terus aktif di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk kesejahteraan masyarakat.





















