Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250
JakartaNasional

Wakil Menteri Viva Yoga Terima Kunjungan Pengurus ILUNI: Bangun SDM Unggul di Kawasan Transmigrasi

337
×

Wakil Menteri Viva Yoga Terima Kunjungan Pengurus ILUNI: Bangun SDM Unggul di Kawasan Transmigrasi

Share this article
Example 728x250
Kompasnusantaranews.com, Jakarta – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima kunjungan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, pada Selasa (26/11/2025). Dalam audiensi tersebut, Wamen Viva Yoga menjelaskan paradigma baru transmigrasi yang berfokus pada pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dulu, transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari daerah padat seperti Jawa dan Bali ke wilayah jarang penduduk di luar Jawa. Kini, paradigma baru Kementrans bukan sekadar redistribusi manusia atau penyediaan tempat tinggal, melainkan penciptaan nilai tambah melalui ekosistem ekonomi terintegrasi. Transmigrasi bukan lagi program sosial semata, tetapi strategi ekonomi bangsa,” ujar alumni Program Pascasarjana UI tersebut.
Hadir dalam kesempatan Audiensi tersebut, Ketua Umum ILUNI Pramudya A. Oktavinanda, SH, LLM, Ph.D; Ketua Bidang Network dan Alumni Muhammad Adnan; Wakil Ketua Bidang Network dan Alumni Hari Prasetyo; Ketua Bidang Empowerment dan Advocacy Maria Ursula; serta Bidang Strategic Communication Mediya Tri Aditya.
Kementrans menerapkan 8 transformasi transmigrasi, yaitu:
  • Edukasi untuk SDM terdidik dan terlatih.
  • Gotong royong berbasis kekeluargaan dan lingkungan komunal.
  • Pengelolaan lahan bersama dengan metode zoning.
  • Industrialisasi produksi berskala besar.
  • Mekanisasi peralatan modern untuk produktivitas.
  • Diversifikasi produk unggulan sesuai potensi kawasan.
  • Hilirisasi untuk nilai tambah ekonomi.
  • Digitalisasi akses informasi pengembangan kawasan.
Saat ini, strata pendidikan transmigran mencakup SD (30,96%), SMP (21,13%), dan SMA (42,26%). Untuk meningkatkan SDM, Kementrans meluncurkan Program Transmigrasi Patriot yang bertujuan memperkuat peran SDM unggul melalui riset, kajian, pendampingan, dan kegiatan sosial-ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Program ini dilakukan bertahap. Tahap pertama: Tim Ekspedisi Patriot (TEP) mengirim 2.000 peneliti (guru besar, mahasiswa S1/S2/S3) dari 7 PTN nasional (UI, UGM, IPB, ITB, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, ITS) dan 17 PT daerah (seperti Universitas Hasanuddin, Cendrawasih, Gorontalo, Tadulako) ke 154 kawasan transmigrasi seluruh Indonesia. TEP fokus riset potensi unggulan dan model ekonomi tepat, berlangsung Agustus-Desember 2025. “Kita libatkan perguruan tinggi dalam pembangunan transmigrasi,” tegas Wamen Viva Yoga.
Tahun depan, Beasiswa Patriot merekrut 1.000 mahasiswa S2/S3 via pendidikan jarak jauh dari PT unggulan dalam-luar negeri, sambil ditempatkan di kawasan transmigrasi untuk aplikasikan ilmu. “Program ini jembatan strategis antara modal dan kebutuhan rakyat. Kita bangun SDM di kawasan transmigrasi untuk eskalasi pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Example 800x350
Example 120x600
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250
google.com, pub-7244876559405049, DIRECT, f08c47fec0942fa0