Kompasnusantaranews.com, Sikka – Tingkatkan Kreativitas dan invoasih Mahasiwa, Michael Rudolfus Sawu, S.Par., M.Par., Plt. Kaprodi Ekowisata Politeknik Cristo Re ajak Mahasiwa untuk mendaur Ulang barang bekas dan sampah plastik. Lima mahasiswa Program Studi D3 Ekowisata Politeknik Cristo Re semester 1 melaksanakan praktik kolaboratif dalam mata kuliah Perencanaan Dasar Ekowisata dan Dasar-Dasar Konservasi. Praktik ini mengusung tema pembuatan bunga dari bahan daur ulang dan organik, bertujuan untuk mengintegrasikan kreativitas dan nilai-nilai konservasi lingkungan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Riko Sareng sebagai koordinator, dengan anggota kelompok lainnya yaitu Ecik, Icha, Rose, dan Surni. Mereka menggunakan bahan-bahan seperti kulit jagung yang diwarnai dengan pewarna makanan (merah, kuning, hijau), benang wol berwarna kuning, dan kawat bekas hasil pembakaran ban mobil. Alat-alat yang digunakan mencakup lem lilin, alat tembak lem, dan gunting.
Proses pembuatan melibatkan beberapa tahap, mulai dari pewarnaan kulit jagung, perakitan dengan kawat bekas, hingga menyusun bagian-bagian bunga menjadi produk bernilai estetika.

Menurut Michael Rudolfus Sawu, S.Par., M.Par., yang merupakan Dosen pengampu mata kuliah, “Praktik ini menjelaskan bahwa kegiatwn ini diharapkan mahasiswa/i memiliki inovasi dan kreativitas dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Arah praktik ini merujuk pada desain kreatif ekowisata dalam konteks pariwisata sebagai sebuah industri.
Pria akrap biasa di sapa miky yang merupakan jebolan pasca serjana universitas udayana Denpasar ini menabahkan harapannya agar mahasiswa kelak dapat menjadi problem solver dalam permasalahan industri pariwisata yang kompleks melalui aksi nyata karya kreatif dengan mengedepankan unsur keberlanjutan itu sendiri,”ujar miky.
Mahasiswa berharap praktik ini memberikan manfaat, baik dari sisi estetika maupun pengelolaan limbah. “Kami berharap apa yang kami kerjakan dapat berguna bagi lingkungan dan mendapat dukungan dari akademika Politeknik Cristo Re, masyarakat luas, serta pemerintah daerah agar kegiatan ini bisa terus berkembang,” ujar Riko mewakili kelompoknya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ekowisata Politeknik Cristo Re ingin menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan bahan daur ulang sebagai solusi kreatif yang mendukung pelestarian lingkungan.
































Mantap 👍 jaya selalu almamater ku
Ekowisata selalu di ❣️