PAREPARE kompasnusantaranews.com – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman sekolah SMP Negeri 2 Parepare pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, jumat pagi, (4/9/2026).
Dihadiri seluruh siswa, guru, dan komite sekolah ini tidak hanya menjadi ajang syiar, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada generasi muda.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah yang menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai role model utama dalam kehidupan siswa.
*Sambutan Kepala Sekolah: Jadikan Nabi Sebagai Idola dan Teladan*
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial tahunan.
“Tidak ada cinta yang lebih tinggi dari pada cintanya umat kepada Nabi Muhammad. Dan salah satu bukti cinta kita adalah dengan memperingati Maulid ini,” ujarnya.
Beliau menjelaskan 3 alasan mengapa Maulid perlu dirayakan setiap tahun, khususnya di lingkungan sekolah:
1. *Agar tidak lupa.* Di tengah derasnya arus informasi, siswa perlu terus diingatkan tentang siapa Nabi, perjuangannya, dan untuk apa beliau diutus.
2. *Agar punya role model.* “Anak-anak butuh idola. Daripada ngefans pada sosok yang belum tentu benar, mari kita jadikan Nabi Muhammad sebagai idola. Beliau berhasil jadi pemimpin, guru, pedagang, sekaligus ayah yang hebat, tapi tetap rendah hati,” tegasnya.
3. *Bentuk syukur.* Mengutip QS. Yunus: 58, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk bergembira dengan rahmat Allah, dan rahmat terbesar itu adalah lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Kepala Sekolah juga berpesan agar siswa mulai meneladani 4 sifat utama Nabi: “Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah”.
“Jujur saat ujian, amanah dalam tugas piket, berani menyampaikan kebenaran, dan cerdas dalam menyelesaikan masalah. Kalau 4 ini kita hidupkan, insyaAllah sekolah kita akan jadi _rahmatan lil ‘alamin_,” ungkapnya.




*Hikmah Maulid: Cinta, Taubat, dan Meneladani Akhlak Nabi*
Acara dilanjutkan dengan ceramah hikmah Maulid yang disampaikan oleh *Dr. Khayadi.S.Ag M.Ag.*
Dalam ceramahnya, Ustadz Khayadi mengupas makna mendalam di balik peringatan Maulid. Beliau mengawali dengan mengingatkan bahwa Nabi Muhammad adalah satu-satunya nabi yang di akhir hayatnya masih memikirkan umatnya dengan seruan _“Ummati… ummati…”_.
“Maulid itu adalah bukti cinta umat kepada Nabi. Dan cinta kita akan mengantarkan kita berkumpul bersama beliau di surga nanti,” jelas beliau.
Lebih lanjut, beliau menyoroti hikmah besar di bulan Rabiul Awal. “Ini bulan penuh berkah. Tobatnya para pendosa dikabulkan, doa-doa diijabah, bahkan sampai turun hujan karena keberkahan sholawat dan istighfar yang dipanjatkan.”
Ustadz Khayadi menekankan bahwa “ibadah yang paling dicintai Nabi adalah Taubat”. Nabi yang ma’sum saja istighfar 100 kali sehari. Apalagi kita. “Perbanyak istighfar anak-anak, karena istighfar itu menghapus dosa, mendatangkan rezeki, dan menenangkan hati,” pesannya.
Beliau juga mengingatkan bahwa kedatangan Nabi sudah diberitakan sejak zaman Nabi Adam AS. Nama _“Muhammad”_ yang artinya _“yang sangat terpuji”_ adalah doa dan bukti bahwa akhlak beliau telah dipersiapkan Allah jauh sebelum lahir ke dunia.
Untuk menutup ceramahnya, Ustadz Khayadi merangkum 3 akhlak yang harus dihidupkan siswa:
1. *Akhlak kepada Allah*: Perbanyak sholawat dan istighfar.
2. *Akhlak kepada sesama*: Jujur, tolong menolong, tidak membully.
3. *Akhlak kepada alam*: Menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan.
Acara ditutup dengan pembacaan sholawat, istighfar bersama, dan doa agar seluruh siswa menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia, serta kelak mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW.


Kepala Sekolah berharap, melalui peringatan ini, nilai-nilai Maulid tidak berhenti di acara saja. “Mari kita amalkan 3 hal setiap hari: 1x Sholawat sebelum belajar, 1x Istighfar setelah salah, dan 1x berbuat baik kepada sesama,” ajaknya.
Peringatan Maulid tahun ini diharapkan menjadi titik awal bagi seluruh siswa untuk lebih mengenal, mencintai, dan meneladani Nabi Muhammad SAW dalam setiap langkah kehidupan di sekolah maupun di rumah. (*asp)




















