Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250
daerahPerkebunanPinrang

KMP UNM Gelar Pelatihan Budidaya Kakao untuk Petani Pinrang

167
×

KMP UNM Gelar Pelatihan Budidaya Kakao untuk Petani Pinrang

Share this article

Daerah

Example 728x250

Kompasnusantaranews.com Pinrang, Kerukunan Mahasiswa Pinrang (KMP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan Budidaya Kakao dalam rangkaian program Abdi Bina Desa yang dilaksanakan di Dusun Indo Apping, Desa Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya kakao yang baik, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, KMP UNM berupaya mendorong peningkatan produktivitas serta mutu hasil kakao sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pinrang.

Ketua Panitia Pelatihan Budidaya Kakao, Ridwan Pratama, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara akademisi, pemerintah, praktisi, dan petani. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani dalam mengelola kebun kakao secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Terimakasih kepada Kadis Nakbun drh. Elvi Martina atas dukungannya dengan engutus pemateri sehingga acara berjalan lancar.” ucapnya.

Sunardi, S.P., M.Si. salah satu pemateri dari Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Pinrang dalam pemaparannya menelaskan bahwa, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tidak hanya mengandalkan pestisida, tetapi harus dilakukan secara terpadu melalui sanitasi kebun, pemangkasan, pemupukan berimbang dengan mengutamakan pupuk organik, panen sering, pemantauan rutin, penggunaan bibit sehat, serta penerapan teknik pengendalian yang tepat dan ramah lingkungan.

Pelatihan dengan tema “Strategi Pengendalian Hama dan Penyakit Kakao Secara Terpadu” berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pengendalian hama dan penyakit serta teknik pemeliharaan tanaman kakao.

Amir seorang peserta pelatihan mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru yang dapat langsung kami terapkan di kebun. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi kakao,” ujarnya.

Melalui program Abdi Bina Desa ini, Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Negeri Makassar berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, praktisi, dan masyarakat terus terjalin dalam mendukung pengembangan komoditas kakao yang produktif, berkualitas, dan berkelanjutan di Kabupaten Pinrang.(*)

Example 800x350
Example 120x600
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250
google.com, pub-7244876559405049, DIRECT, f08c47fec0942fa0