Kompasnusantaranews.com,- Barru – Pengelola Pasar Mattirowalie, Kecamatan Barru, melaksanakan aksi pemangkasan pohon di kawasan pasar pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta meningkatkan unsur keselamatan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.
Kepala Pasar Mattirowalie, Iswan Junar, menyampaikan bahwa pemangkasan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi vegetasi yang dinilai sudah terlalu rimbun dan sejumlah pohon dalam kondisi mati. Menurutnya, pohon dengan kanopi lebat dan ranting kering berpotensi menimbulkan bahaya, khususnya saat terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang.
“Kegiatan hari ini difokuskan pada pemangkasan pohon yang sudah lebat dan pohon mati. Ini demi menjaga keselamatan pengunjung dan warga di sekitar area pasar,” ujar Iswan Junar.
Pemangkasan dilakukan di sejumlah titik rawan di lingkungan Pasar Mattirowalie. Iswan menambahkan bahwa pohon mati memiliki risiko tinggi untuk tumbang sewaktu-waktu, sehingga tindakan antisipatif ini dinilai sangat mendesak.
Pihak pengelola pasar berkolaborasi dengan dinas teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru. Sinergi tersebut bertujuan untuk memastikan proses pemangkasan berlangsung aman, cepat, dan tidak mengganggu aktivitas perdagangan para pedagang selama jam operasional pasar.
“Melalui pemangkasan ini, kami berharap pasar menjadi lebih bersih, rapi, dan tentunya aman bagi semua pihak,” tutup Iswan.
Para pedagang dan warga menyambut positif langkah tersebut. Mereka mengaku lebih tenang beraktivitas karena ancaman pohon tumbang dapat diminimalkan. Pemerintah Kabupaten Barru melalui kesempatan terpisah kembali mengimbau masyarakat agar terus waspada terhadap kondisi lingkungan sekitarnya serta segera melapor jika menemukan potensi bahaya serupa.































