Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250
Daerah NusantaraPendidikanSikka

SMP St. Paulus Pogon Resmi Beralih Status Menjadi SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon

173
×

SMP St. Paulus Pogon Resmi Beralih Status Menjadi SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon

Share this article
Example 728x250
Kompasnusantaranews.com, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Bupati Sikka mengenai pengalihan status SMP St. Paulus Pogon menjadi SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 69974971. Penyerahan dilakukan dalam upacara adat dan seremoni pemerintahan yang digelar di Wolontibang, Desa Pogon, Kecamatan Waigete, pada Kamis (27/11/2025).
Acara yang dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat ini turut dimeriahkan kehadiran Kadis PKO Kabupaten Sikka Germanus Goleng, Kadis Kominfo Very Awales, Kadis PMD Lambertus Sol Keytimu, Ketua Yayasan Wisung Eko Mitang Firmina Sedo Mitang, para kepala desa dan kepala sekolah se-Kecamatan Waigete, tokoh adat, tokoh masyarakat Desa Pogon, serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa kehadiran sekolah negeri ini menjadi momentum penting bagi pembangunan pendidikan di Desa Pogon dan wilayah sekitarnya.
“Pendidikan adalah jembatan masa depan bagi anak-anak kita. Dengan hadirnya SMP Negeri 50 di Desa Pogon, kita memastikan bahwa kesempatan belajar tidak lagi dibatasi oleh jarak, biaya, maupun akses. Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Simon juga menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat. “Sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Kemajuan pendidikan sangat ditentukan oleh dukungan orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa. Saya mengajak masyarakat Pogon untuk bersama-sama menjaga, mendukung, dan membesarkan sekolah ini,” tambahnya.
Ia turut menyampaikan penghargaan mendalam kepada keluarga almarhum Drs. Sosimus Mitang atas kontribusi besarnya dalam memajukan pendidikan di Desa Pogon.
Sementara itu, Ketua Yayasan Wisung Eko Mitang, Firmina Sedo Mitang, menjelaskan sejarah pendirian sekolah ini lahir dari keprihatinan terhadap anak-anak Desa Pogon yang harus menempuh jarak jauh ke sekolah SMP lain. “Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak harus menempuh jarak yang panjang setiap hari. Dari keprihatinan itu muncul gagasan tulus untuk menyediakan pendidikan yang lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih merata,” ungkapnya.
Firmina menambahkan bahwa pengalihan status ini merupakan anugerah besar. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sikka. Dengan status baru ini, kami yakin layanan pendidikan akan semakin baik, fasilitas semakin lengkap, dan akses untuk anak-anak semakin terbuka.”
Pengalihan status ini menandai babak baru bagi masyarakat Desa Pogon dan sekitarnya. Diharapkan, dengan dukungan pemerintah daerah, yayasan, masyarakat, serta tenaga pendidik, SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon akan berkembang menjadi lembaga pendidikan berkualitas yang berkontribusi pada peningkatan sumber daya manusia Kabupaten Sikka.
Example 800x350
Example 120x600
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250
google.com, pub-7244876559405049, DIRECT, f08c47fec0942fa0