Kompasnusantaranews.com, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Posyandu Sumber Air di Kelurahan Watang Bacukiki, Kota Parepare, meluncurkan program Pembuatan Peta Stunting (PENTING). Kegiatan ini bertujuan memetakan dan mengedukasi masyarakat terkait penanganan kasus stunting di wilayah RW 02.
Berdasarkan data yang dihimpun, RW 02 Kelurahan Watang Bacukiki menjadi salah satu wilayah dengan kasus stunting yang masih tergolong tinggi. Mayoritas kasus ditemukan pada balita usia 12 hingga 24 bulan, yang dipicu oleh kurangnya asupan gizi seimbang dan pemahaman orang tua mengenai pola asuh anak.

Ketua Posyandu Sumber Air, bersama dengan kader dan tenaga kesehatan, telah mengintensifkan program edukasi gizi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
“Peta stunting ini menjadi dasar bagi kami untuk merancang program intervensi yang lebih tepat sasaran. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal masa depan anak-anak kita,” ujar Lurah Watang Bacukiki.
Mahasiswa KKN Unhas berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendukung pemerintah dalam menurunkan angka stunting, sehingga tercipta generasi yang sehat dan berkualitas di Kelurahan Watang Bacukiki.































